Syarat-syarat pendirian TUK

Tempat Uji Kompetensi

Suatu tempat kerja profesi atau tempat yang memiliki sarana dan prasarana dengan kriteria setara dengan tempat kerja profesi yang diverifikasi oleh LSP untuk menjadi tempat uji kompetensi.

PERSYARATAN TEMPAT UJI KOMPETENSI - LAS

I. Memiliki Sarana Dan Prasarana

1.        Fasilitas Uji Praktek  ( Workshop dan  Alat Uji yang terkalibrasi )

2.        SKKNI – Las dan  referensi lain  yang mendukung

3.        Fasilitas Administrasi yang cukup baik untuk  dokumentasi dan informasi

4.        Akses ke Industri jika ujian dilakukan di tempat kerja

II. Organisasi

1.        Merupakan lembaga /institusi pendidikan dan pelatihan yang ada di masyarakat atau pusat pelatihan industri

2.        Memiliki visi dan misi

3.        Memiliki struktur organisasi, meliputi : Ketua, Administrasi, Keuangan, Sertifikasi ( Uji Kompetensi ) dan Kerjasama Industri

4.        Lebih disukai jika sudah menerapkan system management ISO 9001-2008

III. Sumber Daya Manusia

1.        Pengelola TUK harus memiliki pengetahuan dan pengalaman dibidang  pelatihan dan penilaian berbasis kompetensi

2.        TUK harus memiliki Asesor tetap yang telah disertifikasi oleh BNSP sebagai pelaksana uji kompetensi

3.        Asesor  tetap atau subkontrak harus memiliki sertifikat kompetensi dibidang pengelasan

4.        TUK harus memiliki program pengembangan SDM


IV. Administrasi

  • ADM Dokumen Lembaga ( Akte pendirian, Ijin domisili, Ijin tempat usaha dan UU Gangguan, Ijin   penyelenggaraan diklat )
  • ADM Umum ( Buku Induk Peserta, Buku Agenda Surat-menyurat, Arsip/Data Base Peserta Uji Kompetensi )
  • ADM Uji Kompetensi ( Buku Peserta Ujian, Buku Penilaian, Daftar Inventaris, Blanko Pelaporan, Buku  Pencatatan Ujian, Adm Pelaksana ujian


V. Rencana Kerja

TUK harus memiliki rencana kerja tertulis yang menggambarkan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan serta waktu pelaksanaannya.

VI.  Pendanaan

  • TUK harus memiliki sumber pendanaan yang jelas serta mencukupi untuk menjalankan aktifitasnya.
  • TUK melaporkan pengelolaan dana yang dimiliki kepada induk organisasinya dan jika diperlukan menunjukkan laporan keuangan tersebut kepada LSP-Las
  • Penarikan dana dari masyarakat/ peserta uji yang berkaitan dengan sertifikasi harus disesuaikan dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh LSP - Las


VII. Pedoman Mutu ( Quality Manual )

  • TUK harus memiliki pedomana mutu untuk menjamin tercapainya kualitas penilaian uji yang dipersyaratkan.
  • Pedoman mutu meliputi Prosedur/proses penilaian/uji kompetesnsi meliputi aktifitas mulai dari awal hingga  akhir.
  • Membuat instruksi kerja dari setiap proses
  • Membuat format-format standar/ untuk mendukung proses penilaian/uji kompetensi
  • Memasukkan standar-standar/ pedoman-pedoman yang relevan
  • Melaksanakan sistem dokumentasi proses dan hasil penilaian


 VI.  Kerjasama Institusi

  • TUK harus memiliki kerjasama dengan industri untuk menjaga agar kualitas hasil penilaian memenuhi kebutuhan industri
  • TUK harus memiliki kerja sama dengan TUK-TUK lain untuk mengembangakn sistem penilaian/ uji kompetensi
  • TUK harus memiliki kerja sama dengan institusi Diklat lainnya

Lembaga Sertifikasi Profesi Las

Website Resmi Lembaga Sertifikasi Profesi Las
Copyright 2012 - All Right Reserveds